Risiko di Ruang Terbatas: Penerapan Metode Confined Space Risk Analysis untuk Menentukan Pengendalian Preventif di Reaktor Hidrogenasi

Authors

  • Mey Rohma Dhani PPNS
  • Agung Nugroho Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
  • Aulia Magfira Denizi Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.35991/jshee.v4i1.85

Keywords:

CSRA, Hierarki Pengendalian, Risiko, Ruang terbatas, Reaktor

Abstract

Reaktor kimia adalah inti proses di industri, dan pemeliharaannya sangat penting untuk prokduktivitas perusahaan. Penelitian ini berfokus pada reaktor hidrogenasi yang digunakan untuk mengubah bahan kimia melalui reaksi dengan hidrogen dan bantuan katalis. Reaktor tersebut memiliki akses terbatas, yang menjadikannya ruang terbatas sehingga memerlukan perhatian khusus untuk keselamatan kerja. Proses pekerjaannya yakni penggantian katalis yang meliputi penghisapan, pemuatan, dan pengelasan indikator suhu, sehingga memiliki risiko tinggi karena pekerjaannya melibatkan ruang terbatas, hot work, dan ketinggian. Terdapat beberapa temuan seperti kejadian klaustrofobia pada karyawan menunjukkan perlunya evaluasi kesehatan mental dan penerapan sistem Lock-Out Tag-Out (LOTO) yang belum lengkap untuk melindungi pekerja dari sumber energi berbahaya. Meskipun perusahaan telah melakukan langkah pencegahan, dokumen Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR) masih kurang rinci menganalisis risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko pekerjaan di reaktor hidrogenasi menggunakan metode Confined Space Risk Analysis (CSRA) dengan mengidentifikasi bahaya dan mengurangi tingkat risiko yang dihasilkan melalui pengendalian yang lebih efektif. Hasil identifikasi bahaya dan penilaian risiko menggunakan metode CSRA menghasilkan 234 risiko yang terbagi dalam 6 kategori. Persentase risiko meliputi: falling (14,9%), ergonomic (39,9%), atmospheric (10,7%), physical (17,9%), chemical (5,4%), dan mechanical (11,3%). Penilaian awal menunjukkan 3,8% ekstrem, 61,1% tinggi, 30,8% sedang, dan 4,3% rendah. Penilaian akhir menunjukkan 20,9% sedang, 69,7% rendah hingga sedang, dan 9,4% rendah. Pengendalian dilakukan dengan mengkombinasikan hierarki pengendalian untuk mereduksi level risiko ke tingkat yang paling rendah yang dapat diturunkan.

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Rohma Dhani, M., Agung Nugroho, & Aulia Magfira Denizi. (2026). Risiko di Ruang Terbatas: Penerapan Metode Confined Space Risk Analysis untuk Menentukan Pengendalian Preventif di Reaktor Hidrogenasi. Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering, 4(1), 27–36. https://doi.org/10.35991/jshee.v4i1.85